Blitar
Sasar Pelajar, Dua Pengedar Pil Double L Ditangkap Polres Malang

Memontum Malang – Dua pria yang diduga pengedar pil double L, yakni Fahrul (26) warga Desa/Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang dan Ricky Dedi (27) warga Desa Ngadri, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, harus berurusan dengan petugas Polres Malang. Dari keduanya, polisi berhasil mengamankan 842 butir pil double L.
Kapolsek Kromengan, AKP Hari Eko Utomo, mengungkapkan jika penangkapan dua tersangka dilakukan di dua lokasi yang berbeda. “Dari tersangka Fahrul, kami mengamankan barang bukti 6 butir double L. Sedangkan dari tersangka Ricky diamankan 836 butir double L,” kata AKP Hari Eko Utomo, saat dihubungi, Selasa (24/05/2022) tadi.
Baca juga :
- Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar
- Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal
- Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa
- Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025
- Mas Dhito bersama Kader PDI-Perjuangan Iringi Ketum Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno
Berdasarkan hasil pengembangan, kedua tersangka itu menyasar pelajar untuk mengedarkan pil double L nya. “Awalnya penangkapan dua tersangka ini bermula atas temuan kami, terhadap seorang pelajar. Dari situ, saat dikonfirmasi, diketahui bahwa asalnya dari seorang tersangka bernama Fahrul,” imbuhnya.
Dari hasil pengembangan, petugas akhirnya berhasil menangkap Fahrul dan setelah dikembangkan berhasil mengamankan Ricky, dengan total BB berupa 842 pil double L. Atas perbuatannya, kedua tersangka ini dikenakan Pasal 196 Sub Pasal 197 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. “Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,” terangnya. (cw1/gie)

Hukum & Kriminal6 tahunTak Boleh Dekati Stadion, Massa Bonek Bakar Motor di Jalan Kalibrantas Kota Blitar
Hukum & Kriminal6 tahunMantan Walikota Blitar Laporkan Walikota Blitar, Terkait Dugaan Penipuan Rp 600 Juta
Hukum & Kriminal6 tahunBocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Lekso
Berita6 tahunDiduga Terpapar Covid, Seorang Dokter di Kota Blitar Meninggal Dunia
Pemerintahan6 tahunIGD RSUD Ngudi Waluyo Ditutup 3 Hari, 30 Nakes Positif Covid-19
Pemerintahan6 tahunKapolres Blitar Kota Gelar Asistensi dan Cek Kesiapan Kampung Tangguh
Hukum & Kriminal6 tahunPemkot Blitar Belum Bentuk Tim Kuasa Hukum, Masih Nunggu Hasil Kajian
Blitar10 bulanDorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar














