Blitar
Isi OKK PWI Blitar Raya, Ketua DK PWI Jatim Ingatkan Pentingnya Cover Both Side dalam Karya Jurnalistik

Memontum Blitar – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Blitar Raya menggelar OKK (Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian) angkatan V/2023, Minggu (26/02/2023) tadi. Kegiatan dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasioanal (HPN) 2023, yang diselenggarakan di salah satu rumah makan di Kota Blitar, diikuti sekitar 25 anggota PWI Blitar Raya.
Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Jawa Timur, Joko Tetuko, mengatakan bahwa PWI mempunyai tanggung jawab moral yang sangat tinggi untuk meluruskan kembali, bahwa karya jurnalistik wartawan jangan sampai terjadi kesalahan. Jangan sampai, terjadi berita yang tidak cover both side.
“Karena PWI sudah sepakat mendukung sepenuhnya standar kopetensi wartawan. Maka, intisari yang kita uji atau kita nilai, bahwa wartawan harus punya kesadaran bahwa dirinya wartawan dengan bekal yang dipenuhi sebagai wartawan,” kata Joko Tetuko.
Lebih lanjut Joko Tetuko menyampaikan, yang kedua adalah wartawan harus melengkapi dengan ilmu pengetahuan. Yang ketiga, sebagai wartawan dibekali dengan ketrampilan-ketrampilan untuk membuat karya jurnalistik yang benar-benar profesional dan berkuwalitas tidak melanggar etika.
“Itu yang ditekankan dalam orientasi kewartawanan,” jelasnya.
Joko Tetuko menambahkan, sedangkan penekanan otientasi keorganisasian, hari-hari ini jumlah wartawan di lapangan itu sangat banyak sekali. Yang sudah di UKW PWI selama hampir 12 tahun baru 16 ribu.
Baca juga :
- Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar
- Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal
- Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa
- Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025
- Mas Dhito bersama Kader PDI-Perjuangan Iringi Ketum Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno
“Banyak laporan masyarakat tentang wartawan yang melanggar sebagai organisasi. Padahal pesan Undang-undang Pers, wartawan harus memilih organisasi kewartawanan. Sehingga ada kewajiban untuk berorganisasi,” imbuhnya.
Salah satu ahli pers di Dewan Pers ini menandaskan, karena banyak wartawan ikut organisasi tidak jelas, maka PWI menkitohkan kembali, bahwa ikut organisasi PWI harus taat PD/PRT, harus taat kode etik jurnalistik, harus taat kode perilaku wartawan.
“Rambu-rambu itu harus dipatuhi supaya produk karya jurnalistik anggota PWI setelah ikut OKK ini, kembali memberikan edukasi pembelajaran informasi ke public yang bermanfaat,” paparnya.
Sementara itu, Ketua PWI Blitar Raya, Irfan Anshori, mengatakan dengan adanya OKK ini diharapkan ada peningkatan kapasitas para anggota PWI Blitar Raya. Sehingga, meningkatkan pengetahuan mulai kode etik jurbalistik, kode perilaku wartawan, Undang-undang Pers No. 40 Tahun 1999, UU ITE terkait Pers, Pedoman Pemberitaan Media Siber, dan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak.
“Sehingga temen-temen PWI punya pengetahuan lebih, supaya nanti di lapangan bisa berjalan dengan baik, dan menyajikan berita atau informasi yang akurat, obyektif dan informative buat masyarakat,” kata Irfan Anshori. (jar/sit)

Hukum & Kriminal6 tahunTak Boleh Dekati Stadion, Massa Bonek Bakar Motor di Jalan Kalibrantas Kota Blitar
Hukum & Kriminal6 tahunMantan Walikota Blitar Laporkan Walikota Blitar, Terkait Dugaan Penipuan Rp 600 Juta
Hukum & Kriminal6 tahunBocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Lekso
Berita6 tahunDiduga Terpapar Covid, Seorang Dokter di Kota Blitar Meninggal Dunia
Pemerintahan6 tahunIGD RSUD Ngudi Waluyo Ditutup 3 Hari, 30 Nakes Positif Covid-19
Pemerintahan6 tahunKapolres Blitar Kota Gelar Asistensi dan Cek Kesiapan Kampung Tangguh
Hukum & Kriminal6 tahunPemkot Blitar Belum Bentuk Tim Kuasa Hukum, Masih Nunggu Hasil Kajian
Blitar10 bulanDorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar














