Blitar
Diduga Terlibat Aksi Pengeroyokan saat Terjadi Tawuran di Jalan Raya Tlogo, Enam Remaja Blitar Dibekuk

Memontum Blitar – Petugas Polres Blitar menetapkan tujuh pemuda sebagai terduga tersangka dalam aksi pengeroyokan saat terjadi tawuran di Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Sabtu (24/09/2022) dini hari lalu. Dari kejadian tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti tujuh pasang baju milik pelaku, video rekaman CCTV, sebuah potongan bambu dan sebuah helm.
Kasi Humas Polres Blitar, Iptu Udiyono, mengatakan bahwa tawuran antar pemuda tersebut melibatkan ratusan orang dari dua perguruan silat. Awalnya, kedua kelompok pemuda saling lempar batu hingga kemudian terjadi pengeroyokan.
Dalam kejadian itu, korban mengalami luka sayatan benda tajam dan luka memar. Selain pengeroyokan, mereka juga melakukan pengerusakan sepeda motor di halaman SD Negeri Gaprang 1. “Ada tujuh pemuda yang diamankan dari kejadian ini. Mereka saat ini telah diamankan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” kata Iptu Udiyono, Selasa (27/09/2022) tadi.
Baca juga:
- Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar
- Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal
- Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa
- Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025
- Mas Dhito bersama Kader PDI-Perjuangan Iringi Ketum Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno
Iptu Udiono menyebutkan, para pelaku diantaranya, ES (21), warga Karangrejo, Garum, RPA (19), warga Bekasi, SR (21), warga Rejotangan Tulungagung, JAP (21), warga Sutojayan, Kabupaten Blitar, ABF (20) warga Sumberjo Kademangan, FW (20), warga Suruhwadang, Kecamatan Kademangan dan JK (16), warga Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar.
Diperoleh informasi, aksi tawuran terjadi di sekitar Jalan Raya Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Tawuran tersebut terjadi, Jumat (23/09/2022) malam. Tawuran pecah diduga usai para kelompok pemuda menonton konser di Alun-alun Kota Blitar.
Informasinya, bahwa tawuran ini berawal hanya sekitar 10 pemuda yang tidak diketahui asalnya. Mereka saling lempar batu sekitar pukul 01.00. Kemudian semakin malam jumlahnya semakin banyak, bahkan mencapai ratusan. “Sekitar pukul 01. 00, ada rame-rame di sekitar Jalan Raya Tlogo. Di lokasi sudah ramai orang, ya masih remaja mungkin,” kata salah satu warga Desa Gaprang, Sabtu (24/09/2022).
Selain polisi terlihat petugas TNI diterjunkan ke lokasi kejadian. Massa pun bubar setelah pihak keamanan dari TNI datang ke lokasi membantu polisi. “Jadi itu semakin malam jumlahnya semakin banyak. Mereka baru bubar sekitar jam 03.00, saat datang TNI membantu polisi membubarkan aksi tawuran,” jelasnya. Selain itu, keterangan warga tersebut, juga dikuatkan dengan beredarnya video di media sosial. Dari video tersebut terlihat seorang pemuda yang kondisinya bercucuran darah. (jar/gie)

Hukum & Kriminal6 tahunTak Boleh Dekati Stadion, Massa Bonek Bakar Motor di Jalan Kalibrantas Kota Blitar
Hukum & Kriminal6 tahunMantan Walikota Blitar Laporkan Walikota Blitar, Terkait Dugaan Penipuan Rp 600 Juta
Hukum & Kriminal6 tahunBocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Lekso
Berita6 tahunDiduga Terpapar Covid, Seorang Dokter di Kota Blitar Meninggal Dunia
Pemerintahan6 tahunIGD RSUD Ngudi Waluyo Ditutup 3 Hari, 30 Nakes Positif Covid-19
Pemerintahan6 tahunKapolres Blitar Kota Gelar Asistensi dan Cek Kesiapan Kampung Tangguh
Hukum & Kriminal6 tahunPemkot Blitar Belum Bentuk Tim Kuasa Hukum, Masih Nunggu Hasil Kajian
Blitar10 bulanDorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar














