Blitar
Aremania Blitar Minta Tragedi Stadion Kanjuruhan Diusut Tuntas

Memontum Blitar – Sebanyak lima orang Aremania Blitar, menjadi korban dalam tragedi Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Atas kejadian tersebut, Aremania Blitar meminta tragedi itu diusut tuntas. Hal itu, sebagaimana diungkapkan Totok, perwakilan Aremania Blitar,.dalam doa bersama yang digelar di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Senin (03/10/2022) malam.
“Panpel, aparat keamanan semua harus berbenah. Jangan sampai ada gas air mata yang memang dilarang dalam aturan FIFA. Karena untuk di Malang sendiri, sudah dua kali tembakan gas air mata terjadi meski jelas-jelas dilarang. Pertama, saat Arema lawan Persib, pernah kejadian dan sekarang juga kejadian lagi. Kami ingin, semua diusut tuntas, transparan agar keluarga korban juga merasa legowo. Aremania Blitar berharap semua lebih baik lagi,” kata Totok.
Dalam kesempatan tersebut, Totok juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang memberi wadah kepada Aremania Blitar, untuk menggelar doa bersama. Doa bersama itu sejatinya hanya diperuntukkan bagi puluhan orang saja, namun ratusan Aremania nampak mendatangi Pendopo Ronggo Hadi Negoro untuk berpartisipasi.
Baca juga :
- Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar
- Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal
- Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa
- Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025
- Mas Dhito bersama Kader PDI-Perjuangan Iringi Ketum Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno
“Pertama saya ucapkan terima kasih diberi wadah untuk menggelar doa bersama seperti ini. Saya berharap ini kejadian terakhir. Tidak ada suporter yang jadi korban lagi,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Blitar, Rini Syarifah, menyampaikan bahwa sejatinya sepak bola adalah olah raga yang sangat positif. Sehingga, para suporter juga harus memberikan dukungan secara positif.
“Peristiwa ini jadi pelajaran untuk kita semua, agar ke depannya lebih baik. Sebagai suporter monggo berikan dukungan, tetapi harus secara positif juga. Dan untuk korban yang meninggal, kami ucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Bupati Blitar yang akrab disapa Mak Rini ini. (jar/gie)

Hukum & Kriminal6 tahunTak Boleh Dekati Stadion, Massa Bonek Bakar Motor di Jalan Kalibrantas Kota Blitar
Hukum & Kriminal6 tahunMantan Walikota Blitar Laporkan Walikota Blitar, Terkait Dugaan Penipuan Rp 600 Juta
Hukum & Kriminal6 tahunBocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Lekso
Berita6 tahunDiduga Terpapar Covid, Seorang Dokter di Kota Blitar Meninggal Dunia
Pemerintahan6 tahunIGD RSUD Ngudi Waluyo Ditutup 3 Hari, 30 Nakes Positif Covid-19
Pemerintahan6 tahunKapolres Blitar Kota Gelar Asistensi dan Cek Kesiapan Kampung Tangguh
Hukum & Kriminal6 tahunPemkot Blitar Belum Bentuk Tim Kuasa Hukum, Masih Nunggu Hasil Kajian
Blitar10 bulanDorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar














