Blitar
Tinjau Jembatan Putus yang Mengisolasi Sekitar 4 Ribu Warga, Wabup dan Dandim Siapkan Pembangunan Melalui BNPB

Memontum Blitar – Pemerintah Kabupaten Blitar segera akan membangun jembatan putus akibat diterjang banjir bandang di Dusun Jambangan, Desa Dawuhan, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, yang berlangsung pada 2020 lalu. Akibat terputusnya jembatan tersebut, sekitar 2.500 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 4.000 jiwa di 4 dusun di Desa Dawuhan, menjadi terisolir. Mereka harus berjalan memutar sejauh 15 kilometer, untuk mencari jalan alternatif.
Untuk melihat lebih dekat kondisi jembatan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Blitar, Rahmat Santoso dan Dandim 0808 Blitar, Letkol Inf Didin Nasrudin Darsono, melakukan peninjauan ke lokasi. “Kami ingin melihat langsung kondisi jembatan yang putus itu. Kondisinya bagaimana dan kapan bisa segera diperbaiki,” ujar Wabup Rahmat Santoso, Rabu (23/03/2022).
Lebih lanjut Wabub Rahmat Santoso menyampaikan, jembatan tersebut merupakan penghubung antar desa yang cukup vital. Karena itu, perlu segera diperbaiki. “Melalui Dinas PUPR, Pemkab akan segera berkoordinasi dengan oemprov dan pusat, agar jembatan segera diperbaiki,” jelasnya.
Baca juga:
- Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar
- Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal
- Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa
- Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025
- Mas Dhito bersama Kader PDI-Perjuangan Iringi Ketum Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno
Wabup Rahmat Santoso menerangkan, menurut informasi terbaru dari Dinas PUPR, akan segera diperbaiki dengan dana bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). “Pembangunan jembatan ini sudah disetujui dan tinggal pencairannya. Kalau menggunakan APBD, kita memang belum bisa mengcover, karena adanya refocusing anggaran untuk pandemi Covid-19,” terangnya.
Orang nomor dua di Pemkab Blitar ini menambahkan, selain berkoordinasi dengan BNPB, Pemkab Blitar juga memberikan dukungan secara teknis. “Kami memberikan dukungan seperti tim teknis untuk desain dan sosialisasi pada warga, terkait pembebasan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan jembatan,” imbuhnya.
Sementara Dandim 0808 Blitar, Letkol Inf Didin Nasrudin Darsono, menyampaikan jika hadirnya Pemkab dan TNI ini merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. “Kami hadir ini, ketika ada permasalahan di tengah masyarakat. Seperti, jembatan putus ini, bisa segera dicarikan solosi terbaiknya,” jelasnya.
Kepala Desa Dawuhan, Ahmad Muhibbudin, secara terpisah juga menjelaskan bahwa jembatan di Dusun Jambangan, rusaknya akibat diterjang banjir tahun 2020 lalu. Untuk sementara, solusinya yang sudah dibuat yaitu dengan membuat jembatan darurat dari bambu untuk dilewati kendaraan roda 2. “Jembatan ini merupakan akses utama Desa Dawuhan, yang menghubungkan dengan Desa Suruhwadang dan Desa Bendosari,” kata Ahmad Muhibbudin.
Kades Dawuhan menambahkan, putusnya jembatan tersebut berdampak pada sekitar 2.500 KK atau sekitar 4.000 jiwa di empat dusun terisolir. Mereka harus memutar sejauh 15 kilometer. “Dari sisi ekonomi warga, pendidikan dan kesehatan, menimbulkan kerugian hingga 50 persen. Warga harus mengelurkan biaya transportasi lebih banyak, karena harus memutar sejauh 15 kilometer,” jelasnya.
Sebelum meninjau jembatan, Wabup Blitar, Dandim 0808 Blitar, beserta rombongan berdialog dengan perwakilan warga terdampak. Selain itu mereka juga menyerahkan bantuan 100 paket Sembako untuk warga terdampak, santri TPQ yang belajarnya di teras warga, serta nelayan di Pantai Tambakrejo. (jar/gie)

Hukum & Kriminal6 tahunTak Boleh Dekati Stadion, Massa Bonek Bakar Motor di Jalan Kalibrantas Kota Blitar
Hukum & Kriminal6 tahunMantan Walikota Blitar Laporkan Walikota Blitar, Terkait Dugaan Penipuan Rp 600 Juta
Hukum & Kriminal6 tahunBocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Lekso
Berita6 tahunDiduga Terpapar Covid, Seorang Dokter di Kota Blitar Meninggal Dunia
Pemerintahan6 tahunIGD RSUD Ngudi Waluyo Ditutup 3 Hari, 30 Nakes Positif Covid-19
Pemerintahan6 tahunKapolres Blitar Kota Gelar Asistensi dan Cek Kesiapan Kampung Tangguh
Hukum & Kriminal6 tahunPemkot Blitar Belum Bentuk Tim Kuasa Hukum, Masih Nunggu Hasil Kajian
Blitar10 bulanDorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar














