SEKITAR KITA
Tiga Kamar RSUD Mardi Waluyo Blitar Rusak Akibat Gempa, Pasien Harus Dievakuasi

Memontum Blitar – Gempa bumi 6,7 skala richter yang terjadi di Barat Daya Kabupaten Malang, juga mengakibatkan tiga kamar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mardi Waluyo, Kota Blitar, mengalami kerusakan.
Ketiga kamar yang rusak tersebut, adalah kamar di Ruang Paviliun Cempaka rumah sakit berplat merah tersebut.
Baca juga:
- Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar
- Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal
- Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa
- Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025
- Mas Dhito bersama Kader PDI-Perjuangan Iringi Ketum Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno
Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, dr Herya Putra, mengatakan bahwa kerusakan terjadi di kamar 3, 8 dan 11. Dari tiga kamar itu, hanya kamar 3 yang di dalamnya ada pasien yang sedang menjalani perawatan.
“Kamar Cempaka yang parah, itu kamar 11. Kebetulan yang ada pasien kamar 3, tapi tidak kena material cuma kena debu saja. Alhamdulillah, yang parah (ruang, red) kosong semua. Ini laporan teman-teman ruangan, saya sendiri belum ngecek karena rumah saya juga terdampak,” kata dr Herya.
Lebih lanjut dr Herya menjelaskan, pasien yang masih berada di ruang Cempaka, langsung dievakuasi. Mereka diturunkan dari ruang Cempaka yang di lantai 2.
“Pasien kita turunkan ke bawah. Kita carikan tempat baru di ruang Seruni. Ruang Cempaka itu bukan ruang isolasi, tapi ruang perawatan biasa untuk kelas I,” terangnya.
Herya menegaskan, selain di ruang Cempaka, tidak ada laporan kerusakan di ruangan lain. Termasuk ruangan isolasi pasien Covid-19. (jar/sit)

Hukum & Kriminal6 tahunTak Boleh Dekati Stadion, Massa Bonek Bakar Motor di Jalan Kalibrantas Kota Blitar
Hukum & Kriminal6 tahunMantan Walikota Blitar Laporkan Walikota Blitar, Terkait Dugaan Penipuan Rp 600 Juta
Hukum & Kriminal6 tahunBocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Lekso
Berita6 tahunDiduga Terpapar Covid, Seorang Dokter di Kota Blitar Meninggal Dunia
Pemerintahan6 tahunIGD RSUD Ngudi Waluyo Ditutup 3 Hari, 30 Nakes Positif Covid-19
Pemerintahan6 tahunKapolres Blitar Kota Gelar Asistensi dan Cek Kesiapan Kampung Tangguh
Hukum & Kriminal6 tahunPemkot Blitar Belum Bentuk Tim Kuasa Hukum, Masih Nunggu Hasil Kajian
Blitar10 bulanDorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar














