Blitar
Satu Warga Blitar Korban Tragedi Kanjuruhan Masih Jalani Perawatan di RSSA Malang

Memontum Blitar – Satu warga Kabupaten Blitar yang menjadi korban tragedi Kanjuruhan, saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang. Keterangan ini, disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr Christine Indrawati.
Diuraikannya, bahwa satu Aremania Blitar yang masih dirawat di RSSA Malang, bernama Debora Anca, warga Desa Bajang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Sedangkan satu Aremania Blitar lainnya atau yang sudah diperbolehkan pulang seusai menjalani perawatan, yaitu Riki Febrinato, warga Kelurahan Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.
Baca juga:
- Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar
- Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal
- Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa
- Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025
- Mas Dhito bersama Kader PDI-Perjuangan Iringi Ketum Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno
“Korban atas nama Debora, sekarang masih menjalani perawatan di ruang ICU RSSA Malang. Informasinya kemarin, korban telah dilakukan MRI. Pasca tragedi tersebut, kondisinya masih trauma,” kata dr Christine Indrawati, Rabu (12/10/2022) tadi.
Lebih lanjut Christine menyampaikan, untuk biaya pengobatan korban yang dirawat di Malang, ditanggung Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sedangkan yang menjalani perawatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, maupun Srengat, dipastikan ditanggung Pemkab Blitar.
“Di Kabupaten Blitar, total ada 16 korban tragedi Kanjuruhan. Dari 16 orang korban itu, lima diantaranya meninggal dunia dan sedikitnya tiga orang mengalami luka berat,” jelasnya. (jar/gie)

Hukum & Kriminal6 tahunTak Boleh Dekati Stadion, Massa Bonek Bakar Motor di Jalan Kalibrantas Kota Blitar
Hukum & Kriminal6 tahunMantan Walikota Blitar Laporkan Walikota Blitar, Terkait Dugaan Penipuan Rp 600 Juta
Hukum & Kriminal6 tahunBocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Lekso
Berita6 tahunDiduga Terpapar Covid, Seorang Dokter di Kota Blitar Meninggal Dunia
Pemerintahan6 tahunIGD RSUD Ngudi Waluyo Ditutup 3 Hari, 30 Nakes Positif Covid-19
Pemerintahan6 tahunKapolres Blitar Kota Gelar Asistensi dan Cek Kesiapan Kampung Tangguh
Hukum & Kriminal6 tahunPemkot Blitar Belum Bentuk Tim Kuasa Hukum, Masih Nunggu Hasil Kajian
Blitar10 bulanDorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar














