Blitar
Polres Blitar Kota Jaring 817 Pelanggar Lalu Lintas dengan Menggunakan ETLE

Memontum Blitar – Polres Blitar Kota melakukan press rilis terkait hasil penindakan pada kegiatan pelanggaran lalu lintas Operasi Zebra Semeru 2022. Operasi tersebut digelar mulai 3 Oktober sampai dengan 16 Oktober 2022, dengan sasaran tindakan melalui ETLE.
Ada beberapa lokasi yang jadi sasaran yang diperkirakan menjadi potensi rawan langgar dan rawan laka. Antara lain di Jalan Tanjung, Cemara, Kenari, Bali, Jalan Kalimantan, Jalan Imam Bonjol, Jalan Supriadi, dan Jalan Raya Jiwut Kecamatan Nglegok.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono, mengatakan untuk cara penindakan yaitu menggunakan ETLE, baik statis dan mobile, serta selalu menggunakan metode hunting. Karena ada beberapa pelanggaran lalu lintas, seperti balap liar yang memang harus dilakukan secara hunting.
“Hasil penindakan, yaitu total 5305 penindakan di ETLE, tapi yang berhasil dikonfirmasi yaitu sejumlah 350. Kemudian penindakan pelanggaran konvensional sejumlah 467. Sehingga total pelanggaran yang dilakukan penindakan adalah 817,” kata AKBP Argowiyono, Selasa (18/10/2022).
AKBP Argowiyono menambahkan, adapun untuk kegiatan teguran simpati yang memang menjadi atensi yaitu, pelaksanaan dilakukan secara persuasif dan humanis. “Kita lakukan penindakan teguran simpatik yaitu sebanyak 51211 pinindakan,” imbuhnya.
Baca juga :
- Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar
- Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal
- Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa
- Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025
- Mas Dhito bersama Kader PDI-Perjuangan Iringi Ketum Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno
Untuk jenis pelanggaran didominasi oleh kendaraan roda dua yaitu sebanyak 130 pelanggaran, kemudian untuk pelangaran roda empat sejumlah 103 tidak menggunakan safety belt dan 97 pelanggaran traffic light atau kurang lebih sekitar 200 pelanggaran.
“Barang bukti yang disita yaitu Ranmor sejumlah 28 kendaraan, STNK 432, SIM 35 dan tanpa barang bukti yaitu pelanggaran penindakan melalui ETLE yaitu sejumlah 350 penindakan,” jelasnya.
Selain itu, dalam Operasi Zebra Semeru 2022, polisi juga melakukan penindakan terhadap knalpot brong dari hasil razia kendaraan bermotor yang dilakukan balap liar. “Ada sejumlah 42 knalpot brong yang kami minta untuk dikembalikan sesuai dengan kondisi standar atau kondisi awal. Ini juga menjadi harapan, mudah-mudahan masyarakat ke depan dapat lebih memperhatikan tekait penggunaan knalpot brong yaitu knapot yang tidak sesuai dengan spek,” jelasnya.
Kemudian untuk hasil penindakan ETLE, dari 350 penindakan yang terkonfirmasi yaitu 219 penindakan pelanggaran lampu merah,103 terkait pelanggaran sefty belt dan 28 terkait pelanggaran tidak menggunakan helm. “Dari sejumlah 350, pelanggaran kendaraan roda dua sebanyak 143 dan Ranmor roda 4 sebanyak 207. Sehingga jumlah secara umum untuk tilang konvensional sejumlah 467,” ujarnya.
Kapolres Blitar Kota berharap, ke depan kegiatan Operasi Zebra Semeru ini dapat menjadi suatu operasi meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya di wilayah Kota Blitar dan sekitarnya. “Sehingga masyarakat lebih memperhatikan terkait aturan-aturan berlalu lintas yang tentunya tetap memperhatikan keselamatan kelancaran dan ketertiban lalu lintas,” tambahnya. (jar/gie)

Hukum & Kriminal6 tahunTak Boleh Dekati Stadion, Massa Bonek Bakar Motor di Jalan Kalibrantas Kota Blitar
Hukum & Kriminal6 tahunMantan Walikota Blitar Laporkan Walikota Blitar, Terkait Dugaan Penipuan Rp 600 Juta
Hukum & Kriminal6 tahunBocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Lekso
Berita6 tahunDiduga Terpapar Covid, Seorang Dokter di Kota Blitar Meninggal Dunia
Pemerintahan6 tahunIGD RSUD Ngudi Waluyo Ditutup 3 Hari, 30 Nakes Positif Covid-19
Pemerintahan6 tahunKapolres Blitar Kota Gelar Asistensi dan Cek Kesiapan Kampung Tangguh
Hukum & Kriminal6 tahunPemkot Blitar Belum Bentuk Tim Kuasa Hukum, Masih Nunggu Hasil Kajian
Blitar10 bulanDorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar














