Blitar
Polres Blitar Amankan Orang Tua Angkat Balita Perempuan Korban Kekerasan

Memontum Blitar – Petugas Polres Blitar akhirnya mengamankan pasangan suami istri berinisial TB dan NH, yang diduga telah melakukan kekerasan atau penganiayaan terhadap anak angkatnya yang masih Balita berusia sekitar 3 tahun. Pasangan suami istri itu, adalah warga di wilayah Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.
Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Tika Pusvita Sari, mengatakan bahwa dengan diamankannya orang tua angkat TB dan NH, itu artinya kasus dugaan penganiayaan balita berinisial RA, sudah ada perkembangan penyelidikan. “Baru tadi malam, dua orang yaitu TB dan NH, terduga pelaku penganiayaan kami amankan,” kata AKP Tika Pusvita Sari, Sabtu (03/09/2022) tadi.
Tika menerangkan, saat ini keduanya sedang menjalani proses pemeriksaan. “Mereka diamankan setelah polisi mendapatkan cukup bukti, termasuk adanya keterangan dari beberapa saksi,” terangnya.
Baca juga :
- Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar
- Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal
- Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa
- Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025
- Mas Dhito bersama Kader PDI-Perjuangan Iringi Ketum Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno
Kasatreskrim Polres Blitar menambahkan, selain alat bukti dan keterangan saksi, polisi juga sudah mengantongi hasil visum korban. “Bukti-bukti sudah ada, beberapa saksi juga sudah dimintai keterangan. Hasil visum korban juga sudah keluar,” imbuhnya.
Terkait motif dugaan penganiayaan, Kasatreskrim mengatakan, masih melakukan pendalaman. Itu karena, TB dan NH masih dalam proses penyidikan. “Penyidikan sedang berjalan, mohon waktu untuk bisa kami proses lebih lanjut,” ujar Kasatreskrim Polres Blitar.
Seperti diberitakan sebelumnya, Balita perempuan berusia sekitar 3 tahun, menjadi korban dugaan penganiayaan oleh orang tua angkatnya. Beberapa bagian tubuhnya lebam dan memar. Peristiwa sendiri, kemudian dilaporkan nenek korban, karena ibu korban bekerja sebagai tenaga migran ke luar negeri. (jar/gie)

Hukum & Kriminal6 tahunTak Boleh Dekati Stadion, Massa Bonek Bakar Motor di Jalan Kalibrantas Kota Blitar
Hukum & Kriminal6 tahunMantan Walikota Blitar Laporkan Walikota Blitar, Terkait Dugaan Penipuan Rp 600 Juta
Hukum & Kriminal6 tahunBocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Lekso
Berita6 tahunDiduga Terpapar Covid, Seorang Dokter di Kota Blitar Meninggal Dunia
Pemerintahan6 tahunIGD RSUD Ngudi Waluyo Ditutup 3 Hari, 30 Nakes Positif Covid-19
Pemerintahan6 tahunKapolres Blitar Kota Gelar Asistensi dan Cek Kesiapan Kampung Tangguh
Hukum & Kriminal6 tahunPemkot Blitar Belum Bentuk Tim Kuasa Hukum, Masih Nunggu Hasil Kajian
Blitar10 bulanDorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar














