Blitar
PMK Merebak, Pasar Hewan Dimoro Kota Blitar Sepi Pembeli

Memontum Blitar – Akibat merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PKM), pedagang di Pasar Hewan Dimoro, Kota Blitar, mengeluhkan sepinya pembeli. Selain sepi pembeli, stok hewan ternak juga turun. Kurangnya stok hewan ternak di Pasar Dimoro, setelah pemerintah daerah melarang sapi dari luar masuk Blitar.
Salah satu pedagang sapi di Pasar Dimoro Kota Blitar, Sukaji, mengatakan bahwa sekarang ini Pasar Hewan Dimoro, tengah sepi. Peternak jarang yang datang untuk membeli sapi. “Peternak saat ini kalau beli sapi di pasar takut, karena ada penyakit PMK. Jadi penjualan menurun. Bahkan stok juga turun karena ada larangan mendatangkan sapi dari luar daerah,” kata Sukaji, Senin (06/05/2022).
Baca juga :
- Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar
- Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal
- Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa
- Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025
- Mas Dhito bersama Kader PDI-Perjuangan Iringi Ketum Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno
Sukaji menambahkan, dengan kondisi tersebut, peternak banyak yang memilih untuk tidak berjualan. “Sekarang jarang yang jual. Bahkan kadang juga tidak dapat dagangan,” imbuhnya. Para pedagang sapi berharap, kondisi tersebut segera berakhir. Agar aktivitas jual beli hewan ternak utamanya sapi dan kambing bisa kembali seperti sedia kala. (jar/gie)

Hukum & Kriminal6 tahunTak Boleh Dekati Stadion, Massa Bonek Bakar Motor di Jalan Kalibrantas Kota Blitar
Hukum & Kriminal6 tahunMantan Walikota Blitar Laporkan Walikota Blitar, Terkait Dugaan Penipuan Rp 600 Juta
Hukum & Kriminal6 tahunBocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Lekso
Berita6 tahunDiduga Terpapar Covid, Seorang Dokter di Kota Blitar Meninggal Dunia
Pemerintahan6 tahunIGD RSUD Ngudi Waluyo Ditutup 3 Hari, 30 Nakes Positif Covid-19
Pemerintahan6 tahunKapolres Blitar Kota Gelar Asistensi dan Cek Kesiapan Kampung Tangguh
Hukum & Kriminal6 tahunPemkot Blitar Belum Bentuk Tim Kuasa Hukum, Masih Nunggu Hasil Kajian
Blitar10 bulanDorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar














