Blitar
Pesan Berantai Penculikan Anak Hebohkan Blitar

Memontum Blitar – Warga Blitar Raya dihebohkan dengan pesan berantai penculikan anak. Pesan berantai tersebut, berisi voice note seorang wanita yang beredar di group WhatsApp di Blitar Raya.
Pesan berantai berisi voice note itu, ditujukan kepada orang tua siswa, agar waspada terhadap aksi penculikan anak. Selain itu, dikatakan juga dalam pesan tersebut bahwa upaya penculikan anak dilakukan dengan sasaran anak-anak sekolah dasar saat sedang melakukan kegiatan olah raga.
Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Ahmad Rochan, saat dikonfirmasi terkait hal tersebut menegaskan bahwa berdasarkan penelusuran, belum ada laporan ataupun aksi penculikan anak sekolah. “Siang ini kita melihat ada pesan berantai yang menyebar di group-group WhatsApp masyarakat. Katanya, ada percobaan penculikan di wilayah Kecamatan Sukorejo dan Kecamatan Sananwetan. Tapi saat kami konfirmasi ke wilayah itu, tidak ada laporan,” kata AKP Ahmad Rochan, Selasa (31/01/2023) tadi.
Baca juga :
- Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar
- Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal
- Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa
- Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025
- Mas Dhito bersama Kader PDI-Perjuangan Iringi Ketum Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno
Lebih lanjut AKP Ahmad Rochan menyampaikan, menyikapi informasi tersebut, pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan jangan panik. Karena hingga saat ini, di wilayah Kota Blitar tidak ada kasus percobaan penculikan anak sekolah.
“Memang perkembangan media sosial salah satunya di WhatsApp, memiliki kecepatan yang luar biasa. Jadi, kita juga harus bisa memfilter atau memilah, mana yang benar dan yang tidak benar. Dan alangkah baiknya, langsung konfirmasi ke Polsek terdekat supaya tidak terpancing,” jelasnya.
Jajaran Polsek di wilayah Hukum Polres Blitar Kota, pun juga sudah melakukan pemantauan di sejumlah lembaga sekolah mulai dari tingkat PAUD, TK maupun SD, supaya memberikan sosialisasi terkait informasi percobaan penculikan anak. “Yang penting, tetap berhati-hati jika ada masalah yang sekiranya membahayakan langsung laporkan ke polisi,” ujarnya.
AKP Rochan meminta, kepada para orang tua agar lebih waspada manakala mendapatkan informasi dari media sosial yang belum diketahui secara pasti kebenarannya. (jar/gie)

Hukum & Kriminal6 tahunTak Boleh Dekati Stadion, Massa Bonek Bakar Motor di Jalan Kalibrantas Kota Blitar
Hukum & Kriminal6 tahunMantan Walikota Blitar Laporkan Walikota Blitar, Terkait Dugaan Penipuan Rp 600 Juta
Hukum & Kriminal6 tahunBocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Lekso
Berita6 tahunDiduga Terpapar Covid, Seorang Dokter di Kota Blitar Meninggal Dunia
Pemerintahan6 tahunIGD RSUD Ngudi Waluyo Ditutup 3 Hari, 30 Nakes Positif Covid-19
Pemerintahan6 tahunKapolres Blitar Kota Gelar Asistensi dan Cek Kesiapan Kampung Tangguh
Hukum & Kriminal6 tahunPemkot Blitar Belum Bentuk Tim Kuasa Hukum, Masih Nunggu Hasil Kajian
Blitar10 bulanDorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar














