Blitar
Kunjungan Wisata Dominasi Penerbitan Paspor di Kantor Imigrasi Blitar

Memontum Blitar – Meredanya pandemi Covid-19 berdampak pada penerbitan paspor di Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Non TPI Blitar. Tercatat, di Kanim Kelas II Non TPI Blitar, peningkatan penerbitan paspor pada 2022, mencapai 400 persen lebih dibanding tahun 2021.
Kepala Kanim Kelas II Non TPI Blitar, Arief Yudistira, mengatakan bahwa tahun 2022, banyak masyarakat yang mengajukan paspor. Baik untuk tujuan wisata, bekerja, umrah maupun keperluan lainnya.
“Dari data yang ada, penerbitan paspor tahun ini mencapai 29.150. Itu artinya, naik cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya 6.670 paspor,” kata Arief Yudistira, Selasa (27/12/2022) tadi.
Baca juga :
- Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar
- Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal
- Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa
- Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025
- Mas Dhito bersama Kader PDI-Perjuangan Iringi Ketum Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno
Arief Yudistira menyampaikan, pasca pandemi Covid-19, pintu ke negara lain mulai dibuka, umrah dan haji juga terbuka. Selain itu banyak yang berwisata juga ke luar negeri. “Makanya, tahun ini penerbitan paspor naik cukup banyak, yaitu mencapai 200 persen lebih,” jelasnya.
Penerbitan paspor yang paling mendominasi, ujarnya, adalah untuk wisata yaitu 19.132 paspor. Kemudian, diikuti untuk tujuan umrah sebanyak 5.186 paspor, dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) 3.295 paspor. “Dibandingkan tahun sebelumnya, tujuan wisata ini naik sekitar empat kali lipat. Di mana pada 2021 hanya 4.702 paspor yang diterbitkan,” ujarnya. (jar/gie)

Hukum & Kriminal6 tahunTak Boleh Dekati Stadion, Massa Bonek Bakar Motor di Jalan Kalibrantas Kota Blitar
Hukum & Kriminal6 tahunMantan Walikota Blitar Laporkan Walikota Blitar, Terkait Dugaan Penipuan Rp 600 Juta
Hukum & Kriminal6 tahunBocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Lekso
Berita6 tahunDiduga Terpapar Covid, Seorang Dokter di Kota Blitar Meninggal Dunia
Pemerintahan6 tahunIGD RSUD Ngudi Waluyo Ditutup 3 Hari, 30 Nakes Positif Covid-19
Pemerintahan6 tahunKapolres Blitar Kota Gelar Asistensi dan Cek Kesiapan Kampung Tangguh
Hukum & Kriminal6 tahunPemkot Blitar Belum Bentuk Tim Kuasa Hukum, Masih Nunggu Hasil Kajian
Blitar10 bulanDorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar














