Blitar
Jalan Raya Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Kedawung Blitar Tanami Pohon Pisang

Memontum Blitar – Warga Dusun Salam, Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, melakukan aksi protes dengan cara tanam pohon pisang di jalan raya, Minggu (26/02/2023) siang. Aksi tersebut, sebagai bentuk protes warga terhadap pemerintah daerah, agar jalan yang rusak berat segera diperbaiki. Karena, selain sering memakan korban, juga karena sudah berlangsung lama.
Kepala Dusun Salam, Didik, mengatakan bahwa warga melakukan aksi tanam pohon pisang, sebagai bentuk kejengkelan. Dikarenakan, banyak jalan yang rusak atau berlubang tidak segera diperbaiki. Kondisi jalan, pun penuh lubang dan berlumpur. Apalagi selesai diguyur hujan, banyak pengendara bermotor yang mengalami kecelakaan.
“Karena banyaknya jalan yang rusak atau berlubang, sehingga sering terjadi kecelakaan. Baik di siang hari maupun di malam hari. Apalagi pada waktu hujan, banyak lubang-lubang yang tidak kelihatan. Jadi, banyak mengakibatkan kecelakaan,” kata Didik.
Ditambahkannya, aspal di jalan ini sudah mengelupas semua dan sudah lebih dua tahun rusak berat. “Sudah dua tahun lebih dan bahkan sebelum Covid-19, jalan ini sudah rusak. Karenanya, sekarang semakin lama semakin parah,” imbuhnya.
Baca juga :
- Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar
- Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal
- Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa
- Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025
- Mas Dhito bersama Kader PDI-Perjuangan Iringi Ketum Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno
Sementara itu, warga Dusun Salam, Desa Kedawung, Darmaji, mengungkapkan bahwa kondisi jalan rusak parah ini, lebih dari tiga kilometer dan hampir di semua badan jalan rusak berat. “Kerusakan jalan ini, salah satunya akibat truk bermuatan pasir yang melebihi tonase. Bahkan, setiap harinya lebih dari 100 truk yang melintas jalan ini,” kata Darmaji.
Warga berharap, pemerintah segera memperbaiki jalan rusak tersebut agar masyarakat pengguna jalan merasa nyaman dan perekonomian berjalan lancer. “Kalau tidak segera dibangun atau diperbaiki, warga akan menanam pohon pisang lebih banyak dan lebih panjang lagi,” ujarnya.
Selain di Desa Kedawung, Kecamatan Ngleggok, juga terjadi aksi warga dengan melakukan pengecor jalan rusak yang tidak kunjung diperbaiki. Aksi pengecoran jalan tersebut, terjadi di Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon dan Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar, Dicky Cobandono, belum bisa dikonfirmasi terkait hal tersebut. Sementara Wakil Bupati Blitar, Rahmat Santoso, memastikan bahwa di tahun ini pemerintah Kabupaten Blitar, akan mengupayakan perbaikan jalan lebih maksimal. Baik menggunakan APBD maupun bantuan anggaran dari pusat.
“Perbaikan akan dilakukan secara bertahap oleh dinas teknis terkait,” kata Rahmat Santoso. (jar/gie)

Hukum & Kriminal6 tahunTak Boleh Dekati Stadion, Massa Bonek Bakar Motor di Jalan Kalibrantas Kota Blitar
Hukum & Kriminal6 tahunMantan Walikota Blitar Laporkan Walikota Blitar, Terkait Dugaan Penipuan Rp 600 Juta
Hukum & Kriminal6 tahunBocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Lekso
Berita6 tahunDiduga Terpapar Covid, Seorang Dokter di Kota Blitar Meninggal Dunia
Pemerintahan6 tahunIGD RSUD Ngudi Waluyo Ditutup 3 Hari, 30 Nakes Positif Covid-19
Pemerintahan6 tahunKapolres Blitar Kota Gelar Asistensi dan Cek Kesiapan Kampung Tangguh
Hukum & Kriminal6 tahunPemkot Blitar Belum Bentuk Tim Kuasa Hukum, Masih Nunggu Hasil Kajian
Blitar10 bulanDorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar














