Blitar
Bupati Blitar Salurkan Bantuan Tambahan Insentif untuk GTT, Madin dan TPQ

Memontum Blitar – Pemerintah Kabupaten Blitar dan Baznas menyalurkan bantuan berupa tambahan insentif bagi Guru Tidak Tetap (GTT), Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) di Kantor Kecamatan Selopuro, Kamis (27/10/2022) tadi. Hal ini dilakukan, guna meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik di Kabupaten Blitar.
Bupati Rini Syarifah dengan didampingi Ketua Baznas Kabupaten Blitar, Akhmad Husain, dalam kesempatan itu secara simbolis menyerahkan bantuan tambahan insentif kepada sedikitnya 100 tenaga pendidik.
Dalam sambutannya, Bupati Rini Syarifah, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blitar dalam upaya memberikan motivasi kepada Guru Tidak Tetap. “Kami berkolaborasi dengan Baznas, agar terus semangat memberikan pembelajaran bagi generasi penerus bangsa untuk GTT,” ujarnya.
Bupati Rini Syarifah juga menegaskan, dalam Undang-undang, bahwa Baznas dinyatakan sebagai lembaga pemerintah non struktural yang bersifat mandiri dan bertanggungjawab kepada Presiden melalui Menteri Agama. “Baznas bersama pemerintah bertanggungjawab untuk mengawal pengelolaan zakat yang berasaskan syariat Islam, amanah, kemanfaatan, keadilan, kepastian hukum, terintegrasi dan akuntabel,” tegas Rini Syarifah.
Baca juga :
- Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar
- Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal
- Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa
- Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025
- Mas Dhito bersama Kader PDI-Perjuangan Iringi Ketum Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno
Lebih lanjut Mak Rini-sapaan akrab Bupati Blitar berpesan kepada Baznas Kabupaten Blitar, agar dana zakat bisa dikelola secara profesional dan teratur. “Baznas Kabupaten Blitar agar inovatif, mampu mengatur strategi pengelolaan zakat di Kabupaten Blitar, dalam menyelaraskan program-program dengan Pemda. Sehingga, cita-cita untuk terwujudkan Kabupaten Blitar yang mandiri sejahtera, bisa maksimal,” ujarnya.
Mak Rini menyebutkan, bahwa peran guru pendidik sangatlah berat dalam menyikapi era perkembangan zaman yang serba cepat. Maka, dibutuhkan SDM yang kuat guna mencetak generasi unggul.
“Dengan pemberian insentif tambahan ini, mudah-mudahan bisa menambah semangat para tenaga pendidik. Tugas untuk mendidik anak-anak ada ditangan tenaga pendidik untuk mengawal dan menjadikan anak-anak yang mempunyai SDM unggul dan berakhlaq mulia,” paparnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Blitar, Akhmad Husain, menyampaikan bahwa bantuan tambahan insentif ini, diberikan kepada 100 tenaga pendidik, dengan masing-masing mendapatkan sebesar Rp 300 ribu. “Bantuan yang diberikan telah melalui sejumlah mekanisme dan memperhatikan jumlah penerima yang ada. Semoga, bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi penerima dan keluarga,” terangnya. (jar/sit)

Hukum & Kriminal6 tahunTak Boleh Dekati Stadion, Massa Bonek Bakar Motor di Jalan Kalibrantas Kota Blitar
Hukum & Kriminal6 tahunMantan Walikota Blitar Laporkan Walikota Blitar, Terkait Dugaan Penipuan Rp 600 Juta
Hukum & Kriminal6 tahunBocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Lekso
Berita6 tahunDiduga Terpapar Covid, Seorang Dokter di Kota Blitar Meninggal Dunia
Pemerintahan6 tahunIGD RSUD Ngudi Waluyo Ditutup 3 Hari, 30 Nakes Positif Covid-19
Pemerintahan6 tahunKapolres Blitar Kota Gelar Asistensi dan Cek Kesiapan Kampung Tangguh
Hukum & Kriminal6 tahunPemkot Blitar Belum Bentuk Tim Kuasa Hukum, Masih Nunggu Hasil Kajian
Blitar10 bulanDorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar














