Blitar
Bupati Blitar dan Kepala Staf Kepresidenan Hadiri Apel Kebangsaan Satu Indonesia

Memontum Blitar – Apel Kebangsaan Satu Indonesia dengan tema ‘Merawat Warisan Luhur Pancasila di Bumi Laya Ika Trantra Adi Raja’ digelar di Alun-alun Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jumat (10/06/2022) tadi. Apel akbar yang diikuti ribuan organisasi pemuda Nahdlatul Ulama dan organisasi pemuda lainnya tersebut, menghadirkan Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko dan Bupati Blitar, Rini Syarifah.
Di depan ribuan orang yang hadir, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, menyampaikan orasi kebangsaan. Yaitu, menekankan bahwa anak muda tidak boleh ragu dengan ideologi bangsa. “Kita mulai diporak- porandakan dengan berbagai keyakinan. Diadu kanan kiri, namun anak-anak muda jangan risau karena kalian punya keyakinan dan ideologi yang teguh. Kita jangan ragu dengan ideologi kita,” kata Moeldoko.
Baca juga :
- Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar
- Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal
- Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa
- Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025
- Mas Dhito bersama Kader PDI-Perjuangan Iringi Ketum Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno
Moeldoko menambahkan, tidak ada bangsa yang besar tanpa ideologi yang kuat. “Anak muda di sini tidak akan ragu dengan ideologi yang dimiliki. Kalau ada yang menganggu ideologi Pancasila, mari sama-sama kita lawan,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Blitar, Rini Syarifah, mengatakan bahwa seluruh elemen kepemudaan harus tetap satu visi menjaga NKRI dengan berpegang teguh pada nilai Pancasila. “Ini merupakan wujud cinta tanah air, merawat keberagaman dengan nilai positif. Berbeda pandangan itu lumrah namun harus kobarkan semangat solidaritas dan persaudaraan,” kata Bupati Rini Syatifah. (jar/gie)

Hukum & Kriminal6 tahunTak Boleh Dekati Stadion, Massa Bonek Bakar Motor di Jalan Kalibrantas Kota Blitar
Hukum & Kriminal6 tahunMantan Walikota Blitar Laporkan Walikota Blitar, Terkait Dugaan Penipuan Rp 600 Juta
Hukum & Kriminal6 tahunBocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Lekso
Berita6 tahunDiduga Terpapar Covid, Seorang Dokter di Kota Blitar Meninggal Dunia
Pemerintahan6 tahunIGD RSUD Ngudi Waluyo Ditutup 3 Hari, 30 Nakes Positif Covid-19
Pemerintahan6 tahunKapolres Blitar Kota Gelar Asistensi dan Cek Kesiapan Kampung Tangguh
Hukum & Kriminal6 tahunPemkot Blitar Belum Bentuk Tim Kuasa Hukum, Masih Nunggu Hasil Kajian
Blitar10 bulanDorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar














