Blitar
BPCB Jatim Temukan Pemukiman Zaman Kerajaan di Bantaran Sungai Brantas Blitar

Memontum Blitar – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur menemukan sejumlah benda Zaman kerajaan di bantaran Sungai Brantas di Desa Selokajang, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.
Arkeolog BPCB Jatim, Nugroho Harjo Lukito, mengatakan berdasarkan survei eskavasi yang dilakukan BPCB Jawa Timur, menemukan sejumlah benda yang mengarah bahwa lokasi tersebut adalah permukiman zaman kerajaan. Diantaranya, adanya sumur dan sejumlah artefak lepas hingga beberapa bagian pada bangunan rumah.
“Penemuan berawal dari hasil tinjauan beberapa waktu lalu yang menunjukkan ada struktur bata kuno. Dari hasil peninjauan ada potensi bahwa ini sebuah permukiman kuno yang berada di bantaran zsungai Brantas,” kata Nugroho Harjo Lukito, Sabtu (12/11/2022) tadi.
Baca Juga :
- Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar
- Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal
- Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa
- Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025
- Mas Dhito bersama Kader PDI-Perjuangan Iringi Ketum Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno
Disampaikannya, berdasarkan artefak yang ditemukan, sebagian besar merujuk pada abad 14. “Secara kronologis periodisasi berdasarkan artefak yang ditemukan, sebagian besar merujuk abad 14,” jelasnya.
Nugroho menambahkan, sejak dahulu Sungai Brantas merupakan jalur transportasi utama untuk mengangkut hasil sumber daya alam. Sehingga, arus lalu lintas di sekitaran Sungai Brantas, sangat padat pada saat itu. “Sejak zaman dahulu, pinggiran Sungai Brantas sudah dijadikan pemukiman,” imbuhnya.
Dirinya juga menjelaskan, eskavasi masih dilakukan dengan luasan tanah sekitar 12 meter x 12 meter. Pihaknya menduga masih ada beberapa pemukiman lainnya yang terdapat di lokasi tersebut. “Ini baru satu rumah yang kami temukan. Ini perlu ada ekskavasi lebih besar dan lebih lama untuk melihat potensi di sini. Tapi ini kami observasi dulu,” ujarnya. (jar/gie)

Hukum & Kriminal6 tahunTak Boleh Dekati Stadion, Massa Bonek Bakar Motor di Jalan Kalibrantas Kota Blitar
Hukum & Kriminal6 tahunMantan Walikota Blitar Laporkan Walikota Blitar, Terkait Dugaan Penipuan Rp 600 Juta
Hukum & Kriminal6 tahunBocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Lekso
Berita6 tahunDiduga Terpapar Covid, Seorang Dokter di Kota Blitar Meninggal Dunia
Pemerintahan6 tahunIGD RSUD Ngudi Waluyo Ditutup 3 Hari, 30 Nakes Positif Covid-19
Pemerintahan6 tahunKapolres Blitar Kota Gelar Asistensi dan Cek Kesiapan Kampung Tangguh
Hukum & Kriminal6 tahunPemkot Blitar Belum Bentuk Tim Kuasa Hukum, Masih Nunggu Hasil Kajian
Blitar10 bulanDorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar














