Blitar
Putus Cinta, Warga Kota Blitar Sebar Foto Bugil Pacar Asal Malang

Memontum Kota Malang – Tidak terima kisah asmaranya putus di tengah jalan, Rafi (20), waga asal Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, nekat sebar foto Bugil mantan pacar. Akibat perbuatannya itu, Rafi kini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan bahkan hingga Sabtu (10/06/2023) tadi, masih harus mendekam di balik jeruji besi Polsek Klojen.
Informasi Memontum.com bahwa sebelumnya Rafi dan DK (20), warga asal Pagak, Kabupaten Malang, sempat berpacaran. Namun, hubungan asmara keduanya kandas di tengah jalan. Hal itu, kontan membuat Rafi marah dan sempat mengancam akan menyebarkan video dan foto bugil DK.
Ancaman tersebut, pun kemudian dilakukan oleh pelaku dengan menyebar foto dan video telanjang korban melalui Medsos. “Bahkan, foto tersebut juga dikirim ke adik korban,” ujar Kapolsek Klojen, Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto.
Baca juga:
- Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar
- Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal
- Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa
- Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025
- Mas Dhito bersama Kader PDI-Perjuangan Iringi Ketum Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno
Tidak hanya itu, tempat kerja korban yang berada di wilayah Kota Malang, pun juga menjadi sasaran pelaku. Pelaku juga diduga menyebar fitnah, kalau warung makan tempat kerja korban sebagai penyedia prostitusi online. Karena merasa dirugikan, DK akhirnya melapor ke Polsek Klojen pada 29 April 2023.
Atas laporan itu, petugas melakukan penyelidikan hingga beberapa waktu lalu, berhasil menangkap Rafi di sebuah penginapan di Sleman Jogjakarta, dengan barang bukti dua ponsel yang digunakan menyebar foto korban. “Motifnya hanya karena sakit hati, karena putus cinta hingga menyebar foto dan video telanjang korban,” ujar Kompol Syabain, saat dihubungi Memontum.com pada Sabtu (10/06/2023) siang.
Tersangka dijerat dengan Pasal 29 UU RI No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan/atau Pasal 45 ayat (1) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman 12 tahun penjara. (gie)

Hukum & Kriminal6 tahunTak Boleh Dekati Stadion, Massa Bonek Bakar Motor di Jalan Kalibrantas Kota Blitar
Hukum & Kriminal6 tahunMantan Walikota Blitar Laporkan Walikota Blitar, Terkait Dugaan Penipuan Rp 600 Juta
Hukum & Kriminal6 tahunBocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Lekso
Berita6 tahunDiduga Terpapar Covid, Seorang Dokter di Kota Blitar Meninggal Dunia
Pemerintahan6 tahunIGD RSUD Ngudi Waluyo Ditutup 3 Hari, 30 Nakes Positif Covid-19
Pemerintahan6 tahunKapolres Blitar Kota Gelar Asistensi dan Cek Kesiapan Kampung Tangguh
Hukum & Kriminal6 tahunPemkot Blitar Belum Bentuk Tim Kuasa Hukum, Masih Nunggu Hasil Kajian
Blitar10 bulanDorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar














