Blitar
Empat Orang Dinyatakan Meninggal, Petugas Temukan Serpihan Tubuh di Lokasi Ledakan Blitar

Memontum Blitar – Ledakan keras yang diduga akibat timbunan bahan mercon di rumah Darmawan (65) dusun Tegalrejo (Sadeng), Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar, Minggu (19/02/2023) malam sekitar pukul 22.30 WIB, mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Keempat korban ledakan tersebut, merupakan satu keluarga.
Diantaranya, Darman (pemilik rumah), kemudian kedua anaknya yaitu Arifin dan Widodo serta Wawa, yang merupakan kerabat dari pemilik rumah. Tiga dari keempat korban ledakan tersebut, keberadaannya masih dalam pencarian dan diduga tertimbun reruntuhan rumah. Namun, beberapa bagian tubuh korban sudah ditemukan.
Baca juga :
- Dorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar
- Tertimbun Sedalam 10 Meter, Korban Kedua Longsor di Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Meninggal
- Satu Korban Longsor Tebing Sungai Kaliputih Blitar Ditemukan Tak Bernyawa
- Pemkot Blitar Songsong Percontohan Kota Antikorupsi 2025
- Mas Dhito bersama Kader PDI-Perjuangan Iringi Ketum Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno
Kapolres Blitar, AKBP Argowiyono, mengatakan bahwa saat ini polisi terus melakukan penyisiran di lokasi ledakan. “Selain menyisir lokasi kejadian untuk mencari bagian tubuh korban, Jibom juga sedang melakukan sterilisasi memastikan tidak ada bahan-bahan membahayakan. Nanti kalau jibom selesai, kita baru bisa olah TKP lanjutan,” kata AKBP Argowiyono.
Selain menyebabkan empat orang meninggal dunia, delapan orang dilaporkan luka-luka. Sementara, satu rumah milik korban rata dengan tanah, dan 25 rumah di sekitar pusat ledakan juga mengalami kerusakan. (jar/sit)

Hukum & Kriminal6 tahunTak Boleh Dekati Stadion, Massa Bonek Bakar Motor di Jalan Kalibrantas Kota Blitar
Hukum & Kriminal6 tahunMantan Walikota Blitar Laporkan Walikota Blitar, Terkait Dugaan Penipuan Rp 600 Juta
Hukum & Kriminal6 tahunBocah 10 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Lekso
Berita6 tahunDiduga Terpapar Covid, Seorang Dokter di Kota Blitar Meninggal Dunia
Pemerintahan6 tahunIGD RSUD Ngudi Waluyo Ditutup 3 Hari, 30 Nakes Positif Covid-19
Pemerintahan6 tahunKapolres Blitar Kota Gelar Asistensi dan Cek Kesiapan Kampung Tangguh
Hukum & Kriminal6 tahunPemkot Blitar Belum Bentuk Tim Kuasa Hukum, Masih Nunggu Hasil Kajian
Blitar10 bulanDorong Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Pembayaran, BI Kediri Gelar Syiar 2025 di Blitar














