Connect with us

Pemerintahan

Empat Staf Prokopim Pemkab Sembuh Dari Covid-19

Diterbitkan

||

Setelah menjalani isolasi di rumah karantina Pemkab Blitar di LEC Garum, empat staf di bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar dinyatakan sembuh dari Covid-19
Setelah menjalani isolasi di rumah karantina Pemkab Blitar di LEC Garum, empat staf di bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar dinyatakan sembuh dari Covid-19

Memontum Blitar – Empat staf di bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar dinyatakan sembuh dari Covid-19, dan telah diperbolehkan pulang. Sebelumnya mereka sejak 5 Agustus hingga 10 Agustus 2020 menjalani isolasi di rumah karantina Pemkab Blitar di LEC Garum.

Juru bicara Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengatakan, ke empat staf dibagian Prokopim yang dinyatakan sembuh tersebut, diminta untuk melanjutkan isolasi mandiri di rumah selama tiga hari. Dan setelah tiga hari mereka sudah diperbolehkan masuk kerja kembali.

Sementara untuk pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar yang juga dinyatakan positif Covid-19, kini masih menjalani perawatan di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Yang bersangkutan membutuhkan perawatan karena bukan termasuk dalam kasus konfirmasi tanpa gejala seperti 4 pegawai Prokopim Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar.

“Sementara untuk yang dari Dinkes masih menjalani perawatan. Karena bukan kasus positif tanpa gejala,” tandas Krisna Selasa (11/8/2020).

Krisna Yekti menyebut, empat pegawai bagian Prokopim tersebut sebelumnya terpapar saat seorang pegawai BNN Kabupaten Blitar berkunjung ke ruangan bagian Prokopim. Namun beberapa hari usai berkunjung, pegawai BNN tersebut dinyatakan positif Covid-19.

Mengatahui hal itu, seluruh pegawai bagian Prokopim langsung menjalani test swab, dan hasilnya empat orang dinyatakan positif. Setelah empat orang tersebut dinyatakan positif, seluruh pegawai yang pernah kontak erat dengan empat pegawai positif di test swab.

Sementara untuk pegawai Dinkes Kabupaten Blitar yang dinyatakan positif memiliki riwayat perjalanan dari luar kota. Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar memcatat, hingga Selasa 11 Agustus2020, jumlah total kasus positif Covid-19 mencapai 291 kasus. Dengan rincian, 170 sembuh, 106 diobservasi dan 15 meninggal dunia. (fjr/mzm)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Malang

RS Lapangan Ijen Boulevard Rawat 199 Pasien, Warga Kota Malang Dominasi Perawatan

Diterbitkan

||

oleh

Memontum Malang Kota – Rumah Sakit (RS) Lapangan Ijen Boulevard beroperasi sejak diresmikan pada 16 Desember 2020 lalu. Berdasarkan data rumah sakit, total sudah ada 199 pasien yang dirawat sampai hari ini atau Sabtu (2/1).

Kepala RS Lapangan Ijen Boulevard, dr. Heri Sutanto, mengatakan jumlah tersebut adalah akumulasi. Di mana, yang masih dalam perawatan sebanyak 66 pasien, dengan rincian 36 laki-laki, dan 30 pasien perempuan.

“Ini jumlah akumulasi ya, total ada 199 pasien. 115 diantaranya sudah sembuh, ada 11 pasien dirujuk karena kondisi memberat dan 7 pulang isolasi mandiri. Untuk hari ini (2/1) ada 16 yang sembuh, sedangkan yang masuk ada 4 pasien,” ungkapnya.

Masih menurutnya, dari 199 pasien yang dirawat, mayoritas berasal dari Kota Malang sejumlah 139. Kemudian, dari Kabupaten Malang sebanyak 26 dan Sidoarjo 5 orang. Terdapat masing-masing 3 pasien yang berasal dari Kediri, Blitar dan Jember.

Untuk yang berasal dari Depok dan Bogor, sama-sama berjumlah 2 pasien. Selanjutnya, pasien asal Kota Probolinggo, Kota Yogyakarta, Barito Selatan, Tarakan, Batam, Samarinda, Nganjuk, Jombang, Jayapura, Tulungagung, Tuban, Gresik, Banyumas, Mojokerto, Ponorogo, dan Langsa masing-masing sejumlah 1 orang.

Heri menambahkan, saat ini jumlah bed tersedia sebanyak 224. “Masing-masing untuk laki-laki dan perempuan sebanyak 112 bed. Mayoritas yang dirawat disini adalah pasien tanpa gejala,” jelasnya.

Menurut Heri, pihaknya akan bersiap untuk memaksimalkan dan mengoptimalkan daya tamping RS Lapangan Ijen Boulevard yang sebanyak 306 bed itu. (cw1/sit)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Satpol PP Blitar Kerjasama dengan Provinsi Guna Tingkatkan Kinerja

Diterbitkan

||

Memontum Blitar – Dalam rangka meningkatkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kinerja, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, menjalin kerja sama dengan Satpol PP Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim).

Pelaksanaan kerjasama itu, ditandai dengan penandatanganan naskah perjanjian kerjasama (MoU) yang berlangsung di Kantor Bupati Blitar, Kamis (03/12) tadi.

Pjs Bupati Blitar, Drs. Budi Santosa, mengatakan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, peran Satpol PP sangat strategis dengan dimasukkannya peran ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

Ditanbahkan, setiap anggota Satpol PP harus memiliki sikap humanis, disiplin, berdedikasi dan tegas. Dengan adanya naskah perjanjian ini, kedepannya Satpol PP lebih meningkatkan kinerja terutama dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait sadar peraturan.

“Kita kedepankan sisi preventif melalui mekanisme persuasif, pencegahan, penyuluhan dan model penyelesaian dari hulu ke hilir,” ucapnya. (kom/btr/sit)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Pemkab Blitar Jalin MoU Jagung Dengan Pemkab Keenom Jayapura

Diterbitkan

||

oleh

Memontum Blitar – Guna memenuhi kebutuhan jagung untuk menyuplai pakan ternak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Blitar menjalin kerja sama dengan Pemkab Keerom, Jayapura. Kerjasama itu, ditandai dengan penandatanganan dokumen kesepakatan bersama (MoU) antara ke dua belah pihak yang diwakili oleh Pjs Bupati kedua daerah di Pendopo Sasana Adhipraja, Pemkab Blitar, Rabu (2/12) tadi.

Pjs Bupati Blitar, Drs. Budi Santosa, menjelaskan bahwa kerja sama ini didasari kekurangannya dalam suplai Jagung dari Januari hingga November, yang diakibatkan pada masa bulan tersebut masih masa tanam. Sehingga, harga jagung relatif mahal.

“Terkait hal itu, Pemkab Blitar bekerja sama dengan Kabupaten Keerom Jayapura. Dalam hal, pengadaan Jagung. Pada hari ini, kita menerima pengiriman jagung dari Pemerintah Kabupaten Keerom sebanyak 15,5 Ton Jagung. Harapannya, mampu memenuhi kebutuhan pakan ternak yang ada di kabupaten Blitar. Semoga kesepakatan bersama dan Kerjasama ini memberikan manfaat untuk kabupaten Blitar maupun Kabupaten Keerom,” jelasnya. (kom/btr/sit)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler